a) Budaya Perkawinan
Kebudayaan
garis keluarga di Korea adalah berdasarkan atas sistem Patrilinial.
Pria memegang peranan penting dalam kesejahteraan keluarga dan
diwajibkan untuk bekerja. Wanita diperbolehkan untuk bekerja hanya kalau
diperbolehkan oleh suami atau jika hasil kerja suaminya tidak cukup
untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Tugas utama wanita adalah untuk
mengasuh anak dan menjaga rumah.
Budaya
perkawinan Korea sangat menghormati kesetiaan. Para janda, jika suami
mereka mati muda, tidak dizinkan menikah lagi dan harus mengabdikan
hidupnya untuk melayani orang tua dari suaminya. Begitu juga yang
terjadi pada seorang duda yang harus melayani orang tua dari istrinya
walaupun istrinya tersebut mati muda.